4 kebiasaan sepele yang Tanpa Anda Sadari Bisa Membuat Kondisi Finansial Anda Morat Marit

Halo sahabat entrepreneur salam hebat luar biasa. Kali ini saya akan memberikan tips finansial yang anda suka dan anda butuhkan. Sebenarnya tips financial itu sederhana, tapi problemnya adalah Anda suka menyepelekannya. Nah di sini ada kebiasaan-kebiasaan sepele yang akhirnya membuat finansial Anda carut-marut atau morat-marit.

Oleh sebab itu disini saya akan berikan tips 4 kebiasaan yang sering anda sepelekan dalam mengelola keuangan. Kalau anda tidak paham dengan ilmu finansial mungkin akan membuat keuangan Anda morat-marit.

Saya langsung masuk pada topik, jadi 4 kebiasaannya itu apa saja yang sering anda sepelekan. Ini kelihatannya sepele tapi tips ini sebetulnya sangat bermanfaat untuk Anda. Kalau biasaan ini tidak Anda sepelekan niscaya kondisi finansial akan jauh lebih membaik

Kebiasaan menghabiskankan gaji begitu mendapatkannya

Hore Saya gajian 2 juta = habis, hore gajian 3 juta = habis

Ketika anda gajian tiba-tiba ada saja keperluan setiap hari, misalnya saudara sakit, kemudian teman butuh duit lah dan yang lainnya. Nah karena dasar anda itu orang baik sehingga mungkin begitu Anda gajian uang habis begitu saja

Kemudian Anda Paling gak enak kan kalau dengar kata-kata seperti ini “ Masa kamu lupa mas saya dulu kan saya bantu kamu ” . Waduh kalau kena kata-kata seperti itu akhirnya uang kita habis begitu saja

Saya berikan tips kalau ada teman atau saudara mau meminjam uang kepada Anda. Kalau Anda hari ini punya gaji 2 juta jangan ngomong gaji Anda 2 juta.

Misalnya kalau teman ngomong butuh uang 1 juta terus Anda kasih 1 juta  ya langsung habis uang Anda

Jika punya uang 2 juta. ngomong Saya cuman punya 100 ribu, saya enggak punya lebih karena saya banyak kebutuhan, Kamu mau ambil atau enggak, saya cuman punya segini.

kira-kira kalau begitu teman Anda akan ambil ga ? saya yakin pasti ambi.  Jangan ngomong Anda punya uang sejumlah yang anda punya .

Jadi itu adalah kebiasaan buruk yang bisa menghabiskan gaji begitu saja. Harusnya kebiasaan baiknya adalah membayar diri kamu sendiri terlebih dahulu.

Membayar diri sendiri tuh maksudnya apa?

Jadi yang dimasuk dengan membayar diri sendiri itu adalah memenuhi kebutuhan terlebih dahulu. misalnya:

  • Pastikan anda punya cicilan selesai dulu.
  • Pastikan anda punya kewajiban selesai dulu
  • Pastikan anda punya tabungan selesai dulu.

Baru setelah semua itu terpenuhi, kalau masih ada sisa boleh Anda pakai untuk apapun. Hiburan, makan di luar atau yang lainnya itu semua tidak masalah tapi pastikan semua kebutuhan pokok selesai dulu. Kalau tidak pasti akan jadi masalah

Pola hidup yang impulsif atau pola hidup boros

Ini adalah kebiasan buruk kedua yang harus Anda hindari. Supaya lebih mudah untuk dipahami saya berikan contoh seperti berikut.

Misalnya setiap Anda lihat juicer langsung dibeli padahal juicer di rumah masih ada dua. Kemudian Anda liha baju dibeli padahal bajunya di rumah masih pada baru. Keinginan untuk belanja seprti itu yang harus diredam.

Baju kan murah cuman Rp50.000 atau 100.000 dapet 3

Nah inilah kebiasaan impulsif Anda nggak bisa menahan nafsu ingin belanja itu.

Orang mau bilang Anda pelit “ I don’t care “  Anda enggak usah peduliin karena itu hal sepele. Harusnya kebiasaan yang baik jangan disepelekan adalah punya dana darurat.  Padahal kalau anda akumulasi uang uangnya nggak perlu itu itu bisa jadi dana darurat. Misalkan ada kebutuhan mendadak maka Anda masih punya dana cadangan. Seringkali banyak orang itu enggak punya dana darurat karena kebiasaan menyepelekan hal tersebut.

Memenuhi keinginan atau nafsu

Tadi saya sudah bilang bahwa anda itu selalu beli barang yang tidak perlu iya kan? Buat apa anda beli barang yang gak perlu. Itu terjadi karena kecerdasan finansial anda rendah sekali .

Kalau orang-orang menengah kebawah mohon maaf yang mendengarkan topik ini anda pasti menganggap saya ini orang pelit. Tidak ini bukan masalah pelit. Ini masalah cerdas finansial

Kalau Anda orang yang cerdas finansial Anda tidak akan sembarangan pakai uang untuk hal-hal yang tidak. Tips yang baik adalah sebetulnya untuk memenuhi kebutuhan enggak usah memenuhi keinginan. Karena kebutuhan lebih diutamakan, kebutuhan sudah beres, income juga sudah oke pasti ada dana cadangan.

Sama sekali bodoh tentang yang namanya anggaran

Anda itu lemah dalam masalah anggaran, contohnya satu bulan gaji saya sekian Anda itu harus pastikan pada istri atau orang di rumah kalau bisa belanja satu minggu sekian. cukup gak cukup harus sekian.

Saya tahu itu memang terkesan ketat tapi minimal anak Anda tidak kelaparan di rumah. Selain itu kuurangi makan di luar.  Belanja di pasar makan di rumah jauh lebih murah. Anda jangan sepelekan uang kecil, karena uang kecil itu sebetulnya kalau Anda tabung itu impact nya besar.

Menganggap BPJS itu mahal 110 ribu, Anda rokok satu hari 2 bungkus maka 1 bulan 750 ribu. Tanpa disadari sudah menghilangkan uang begitu banyak dalam sebulan untuk hal yang tidak bermanfaat. Jika dibandingkan dengan cicilan motor 500 ribu perbulan ternyata rokok lebih besar. Sebetulnya tapi anda menyepelekannya.

Berikutnya yaitu mencatat anggaran itu kebiasaan enggak boleh disepelekan. Sekecil apapun anggaran yang dikeluarkan harus Anda catat. meskipun beli merica, bayar parkir, beli beras harus Anda catat. Itu orang namanya cerdas secara finansial.

Anda setiap bulannya terus punya satu buku yang mana pengeluaran hari Senin catat, Selasa dicatat, tiap hari dicatat. Jika pengeluaran ternyata melebihi jatah berarti itu sudah over budget dan ini bahaya buat Anda. Niscaya kalau anda cerdas secara finansial seperti ini dijamin anda tidak akan bocor. Nah itu namanya orang yang cerdas finansial .

Saya yakin dengan tips kecerdasan finansial ini kalian semuanya sahabat sangat besar secara keuangan Anda bisa sisihkan untuk investasi niscaya hidup anda akan jauh lebih hebat dan luar biasa dari

Sumber: Chandra Putra Neraga

 

 

Leave a Comment